Senin, 10 Januari 2011

GAMBAR JARINGAN TEGANGAN MENENGAH (JTM) 6KV/20KV DAN JARINGAN TEGANGAN RENDAH (JTR)

Dalam menggambar jaringan tagangan menengah atau tegangan rendah maka skala yang digunakan mengikuti skala peta 1:2500. Sedangkan peralatan yang utama dalam jaringan adalah tiang listrik, konduktor dan isolator.

1. Tiang listrik
Untuk konstruksi lama tiang listrik ini dibuat dari besi baja sedangkan konstruksi baru dibuat dari beton. Tiang yang dipakai untuk jaringan tegangan menengah dan jaringan tegangan rendah mempunyai tipe yang berbeda tergantung dari panjang dan diameter tiang.
Untuk JTM 6KV
Tipe tiang 12B: Panjangnya 13m, dipakai pada tempat-tempat yang lurus dan belokan.
13B: Panjangnya 14m, dipakai pada tempat-tempat menyeberang jalan, percabangan empat dll.
Konstruksi yang lama dipakai juga tiang tipe T 12A, 11A (11m).
Untuk tiang JTM 20KV
Tipe tiang 13A: Panjangnya 14,5m, untuk keadaan lurus atau membelok dengan sudut lebih kecil 60o.
14A: Panjangnya 15,5m, dipakai pada tempet-tempet percabangan, menyeberang jalan, menyeberang kabel telepon, double circuit dll.
Jarak antara tiang atau span + 40m dan maksimum 55m.
Untuk JTR
Tipe tiang ZU 9m.

2. Aturan banyaknya peralatan yang harus dipasang pada bagian peralatan
tiang listrik.
Untuk menyatakan banyaknya peralatan yang harus dipasang pada bagian atas tiang listrik digunakan notasi H untuk 6KV dan HH untuk 20KV. Berikut ini dijelaskan dimana digunakan untuk setiap tipe dan peralatan apa saja yang harus dipasang tertera pada gambar 4.1a sampai dengan 4.1g.

Untuk JTM 6 KV
Tipe H1 : dipakai pada tempat-tempat yang lurus dimana isolator hanya berfungsi sebagai penyangga konduktor. Gaya tarik horizontal hampir tidak ada. Cross arm yang digunakn tipe 1800A sebanyak 1 buah.
Tipe H2 : dipakai pada tempat-tempat yang menyudut dengan sudut lebih besar dari 15o dan lebih kecil dari 60o.
Pada H2 dilengkapi dengan guy wire, horisontal guy wire dan strut pole. Cross arm yang digunakan tipe 1800A sebanyak dua buah.

Tipe H3 : dipakai pada tempat-tempat ujung akhir dari saluran udara tegangan menengah (SUTM).
Untuk H3 menggunakan single cross arm type 1800B.
Untuk H5 menggunakan double cross arm type 1800B.

Tipe H5 : disebut juga sebagai tiang penegang. Tipe ini dipasang pada tempat-tempat yang lurus dengan jarak + 10 span maksimum 11
span. Pada tipe ini selalu dilengkapi dengan dua buah guy wire.


Tipe H7 : dipakai pada tempat percabangan empat. Cross arm type 1800A sebanyak dua buah.


Tipe H8 : dipakai pada tempat percabangan, menggunakan single cross arm type 1800A dan single cross arm type 1800B.


Tipe H9 : tipe ini hampir sama dengan H8 hamya berbeda pada cross arm type 1800B menggunakan dua buah.
Tipe H10 dan H11 : dipakai pada tempat yang membelok dengan sudut lebih besar dari 60o.
H10 menggunakan single cross arm type 1800B.
H11 menggunakan double cross arm type 1800B

Tipe H12 : dipasang pada tiang akhir/permulaan dengan sambungan antara kabel tanah dan saluran udara. Pada tiang ini dilengkapi dengan arrester dan air break switch (ABS). ABS biasanya tidak digambar hanya diberi keterangan dipasang pada pole (tiang) yang bersangkutan.



Tipe H13 : dipakai pada tempat percabangan dan sambungan antara SUTM
dan kabel tanah. Pada tempat ini dipasang ABS.



Tipe H14 : pada tempat-tempat yang terletak antara beban-beban yang berjauhan dilengkapi ABS


Tipe H15 : pada tempat percabangan dilengkapi ABS.



Tipe H16 : pada tempat-tempat yang jauh sering juga diberi arrester.
Tipe H17 : pada tempat percabangan dilengkapi arrester.


Tipe H18 : tempat trafo 1 fasa.



Tipe H19 : tempat trafo 3 fasa






Untuk JTM 20 kV :
Tipe HH1 = H1 pada JTM 6 kV Tipe HH6 = H7 pada JTM 6 kV
Tipe HH2 = H2 pada JTM 6 kV Tipe HH7 = H8 pada JTM 6 kV
Tipe HH3 = H3 pada JTM 6 kV Tipe HH8 = H9 pada JTM 6 kV
Tipe HH4 = H5pada JTM 6 kV Tipe HH9 = H10 pada JTM 6 kV
Tipe HH5 = H6 pada JTM 6 kV Tipe HH10 = H11 pada JTM 6 kV


Tipe HH11 : hampir sama dengan H12 bedanya pada HH11 tanpa ABS.



Tipe HH12 : hampir sama dengan H13 bedanya pada HH12 dilengkapi arrester 28 kA dan fuse cut out switch 20kV 100A.


Tipe HH13 : pada tempat ini dipasang facum switch.



Tipe HH14 : pada tempat percabangan sama dengan H17. Pada HH14 dilengkapi fuse cut out ini dapat digambar, dapat pula hanya diberi keterangan.


Tipe HH15 : pada tiang akhir menggunakan arrester.


Tipe HH16 : tempat trafo satu fasa.




Tipe HH17 : tempat trafo tiga fasa.

Untuk JTR :
Tipe L1 = H1 Tipe L6 = H7
Tipe L2 = H2 Tipe L7 = H8
Tipe L3 = H3 Tipe L8 = H9
Tipe L4 = H5 Tipe L9 = H10
Tipe L5 = H6 Tipe L10 = H11

3. Contoh-contoh gambar :

Gambar 5.1 Tiang type HH-2


Gambar 5.2 Rencana pemasangan JTM 20kV, JTR dan GTT
Soal :
1. Interpretasikan (membaca, memahami maksud) gambar 5.1 dan 5.2.
2. Buatlah gambar Rencana Pemasangan SUTM, GTT dan SUTR yang diawali dari
penyambungan terhadap SUTM 20kV lama menuju ke daerah pusat beban seperti
terlihat pada gambar dibawah ini :








DAFTAR SIMBOL :
Simbol
Keterangan
Simbol
Keterangan

Tiang baru 13 A

Ground rood

Tiang baru ZU 9m

CVT 3x150 mm

Guy wire

Gas pipe

Strut pole

Arrester

GTT 3ะค 100kV

Lampu TL 1x40W

Harizontal guy wire

Guardnet

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar